Persiapan Penting yang Wajib Diketahui Sebelum Budidaya Ikan Lele

Persiapan Penting yang Wajib Diketahui Sebelum Budidaya Ikan Lele

by Erin Nuzulia
ikan lele 1

Bagi Anda yang berminat untuk budidaya ikan lele, Anda sebaiknya mempersiapkan beberapa hal penting sebelum melakukan budidaya. Ikan lele merupakan ikan air tawar yang sangat digemari masyarakat karena rasanya yang lezat. Selain itu, memelihara ikan lele juga tergolong tidak rumit karena ikan lele bisa hidup dalam kepadatan tinggi. Oleh karena itu, tidak heran banyak yang tertarik untuk budidaya ikan lele karena mudah dan menguntungkan. Sebelum melakukan budidaya ikan lele, Anda harus memperhatikan beberapa hal berikut agar proses budidaya berjalan lancar dengan hasil yang maksimal.

Persiapan Penting yang Wajib Diketahui Sebelum Budidaya Ikan Lele

  1. Mempersiapkan kolam budidaya

ikan lele 2

Sebelum melakukan budidaya ikan lele, hal pertama yang harus Anda lakukan adalah mempersiapkan kolam budidaya yang tepat. Sebenarnya ada beberapa tipe kolam untuk budidaya ikan lele seperti kolam tanah, kolam terpal, kolam semen, jaring apung, dan keramba. Setiap jenis kolam memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Anda perlu mempertimbangkan berbagai hal sebelum menyiapkan kolam seperti kondisi lingkungan, tenaga kerja, dan sumber dana. Namun biasanya kolam yang banyak digunakan oleh peternak ikan lele adalah kolam ikan.

 

  1. Mengatur air kolam

Setelah menyiapkan kolam kemudian melakukan pengapuran dan pemupukan di dasar kolam, hal berikutnya yang perlu dilakukan adalah mengatur air kolam. Pengisian air kolam dilakukan secara bertahap dengan maksimal ketinggian ideal yaitu 100-120 cm. Pertama, kolam diisi dulu dengan air sampai sekitar 30-40 cm setelah dasar kolam dipupuk. Kemudian setelah itu, kolam dibiarkan dulu selama satu minggu. Hal ini bertujuan agar sinar matahari dapat tembus hingga dasar kolam dan biota dasar kolam dapat tumbuh dengan baik. Setelah satu minggu kemudian, benih ikan lele baru ditebar ke kolam sambil air kolam ditambahkan secara berkala sampai mencapai tinggi ideal 100-120 cm.

Baca Juga :  Rekomendasi 4 Film Kartun Terbaik untuk Hiburan di Rumah!

  1. Memilih benih ikan lele

ikan lele 3

Agar mendapat hasil budidaya yang berkualitas, tentunya harus dimulai dengan memilih benih ikan lele yang berkualitas juga. Untuk mendapatkan benih ikan lele, kita dapat membeli atau melakukan pembenihan ikan lele sendiri. Untuk pembenihan ikan lele, Anda perlu mempelajari cara pemijahan ikan lele juga. Benih ikan lele yang terbaik dapat dilihat dari fisiknya yang baik, tidak ada cacat, bergerak lincah, dan bisa berenang normal. Jadi sebaiknya pilih benih ikan yang menunjukkan ciri-ciri tersebut.

  1. Memberi pakan ikan lele

ikan lele 4

Pakan ikan lele memiliki pengaruh yang besar terhadap daya tumbuh kembang ikan lele serta mempengaruhi berat ikan lele. Oleh karena itu, peternak lele biasanya menghabiskan biaya terbesar untuk pakan. Pakan ikan lele terbaik adalah pakan yang Food Convertion Ratio (FCR) lebih kecil dari satu di mana FCR merupakan rasio jumlah pakan berbanding pertumbuhan daging. Jika nilai FCR semakin kecil, artinya kualitas pakan semakin baik. Sebaliknya jika nilai FCR semakin besar, artinya kualitas pakan semakin jelek. Biasanya peternak lele menggunakan pakan utama dan pakan tambahan sebagai alternatif untuk memperoleh hasil maksimal dengan biaya yang lebih murah. Namun Anda juga bisa membuat pakan lele sendiri dengan memperhitungkan nilai FCR pada pakan yang dibuat. Kemudian waktu pemberian pakan juga harus dipertimbangkan mengingat ikan lele merupakan hewan nokturnal yang aktif pada malam hari. Oleh karena itu, sebaiknya pakan diberikan saat sore dan malam hari.

 

  1. Mengendalikan hama dan penyakit

Cara pengendalian hama juga perlu diperhatikan karena biasanya ada predator seperti linsang, ular, sero, musang air dan burung yang memangsa benih ikan. Selain itu, ikan lele juga harus dipisahkan dari ikan lainnya terutama ikan mujair dengan memasang saringan pada jalan masuk dan keluar air atau memasang pagar di sekeliling kolam. Selain memperhatikan cara pengendalian hama, Anda juga harus memperhatikan penyakit pada ikan lele. Ikan lele bisa terkena penyakit yang berasal dari protozoa, bakteri dan virus. Akibat penyakit tersebut, ikan lele bisa sakit dan mati. Oleh karena itu, untuk mencegah penyakit pada ikan lele, Anda harus menjaga kualitas air, mengontrol pemberian pakan, rutin membersihkan kolam, dan mempertahankan suhu kolam pada kisaran 28oC.

Baca Juga :  Review Sepeda Gunung Murah: Mana yang Terbaik?

 

Selain beberapa hal di atas, Anda juga harus mengetahui cara perawatan harian ikan lele agar dapat berkembang dengan baik. Cek di sini untuk mengetahui informasi lengkapnya ya!

 

You may also like