Berbagai Nutrisi dan Manfaat yang Dimiliki Kacang Kenari

Berbagai Nutrisi dan Manfaat yang Dimiliki Kacang Kenari

by Erin Nuzulia

Kacang kenari atau walnut adalah tanaman berbiji satu yang dihasilkan oleh pohon kenari atau tumbuhan yang dikenal dengan jenis Jugalndaceae. Adapun nama latin dari kacang kenari adalah Canarium ovatum. Kacang kenari sejak dulu dikenal menjadi sumber lemak, protein, dan serat. Adapun manfaat kacang kenari antara lain  meningkatkan kesehatan fungsi hati dan tulang, menjaga kestabilan berat badan, mengurangi peradangan, dan manfaat lainnya bagi tubuh manusia.

Tanaman ini berasal dari Amerika Utara bagian timur, tetapi sekarang sudah bisa tumbuh di Cina, Iran, California, dan Arizona. Di Indonesia sendiri, kacang kenari bisa ditemukan di supermarket atau penjual khusus kacang-kacangan. Kacang kenari dijual dengan berbagai varian di pasaran, ada yang dipanggang, dengan rasa asin, maupun rasa orisinal.

Dalam 1 cangkir (30 gram) kacang kenari, terdapat kandungan gizi yang begitu banyak. Medical News Today menyebutkan kandungan kacang kenari antara lain:

Energi sebesar 200 kalori, karbohidrat sebanyak 3,89 gram, 1 gram gula, 2 gram serat,  5 gram protein, lemak sebanyak 20 gram, kalsium sebanyak 20 miligram, 0,72 miligram zat besi, dan gizi lainnya berupa vitamin B6, mangan, fosfor, asam lemak omega 3, magnesium,  dan protein.

Kombinasi dari berbagai kandungan lemak sehat, protein, dan serat dalam kacang kenari mampu membantu mempertahankan rasa kenyang di perut sehingga kacang kenari sering digunakan sebagai camilan bagi yang sedang menjalani diet lemak.

Berbagai Nutrisi dan Manfaat yang Dimiliki Kacang Kenari

  1. Menurunkan Risiko Kematian Akibat Penyakit Jantung

Kacang kenari memiliki lemak tinggi omega 3 dibandingkan kacang lainnya berupa alfa-linoleat (ALA). Tubuh tidak bisa memproduksi lemak ini dan hanya bisa didapatkan melalui makanan. Berdasarkan penelitian, konsumsi ALA setiap hari bisa menurunkan risiko kematian akibat penyakit jantung sebesar 10%.

  1. Mengurangi peradangan

Polifenol yang terdapat di dalam kacang kenari bisa membantu melawan stres dan peradangan yang bersifat oksidatif. Peradangan adalah salah satu pemicu berbagai penyakit berbahaya seperti penyakit jantung, diabetes tipe 2, kanker, dan Alzheimer.

  1. Menyehatkan usus

Mengonsumsi kacang kenari mampu mendukung kesehatan mikrobiota pada usus, ditandai dengan peningkatan kinerja bakteri menguntungkan di dalam usus yang bisa menghasilkan butirat, yakni lemak yang menyehatkan usus.

  1. Cegah diabetes

Kacang kenari dikenal padat kalori sehingga membuatnya cocok sebagai makanan diet karena energi yang diserap dari kacang ini hanya 21% saja. Karena manfaatnya dalam mengontrol berat badan ini, kacang kenari juga berfungsi menurunkan risiko diabetes.

  1. Menurunkan tekanan darah

Berdasarkan beberapa penelitian, kacang kenari terbukti mampu menurunkan tekanan darah tinggi pada penderita hipertensi atau stres.

  1. Menyehatkan otak

Bukan sebuah kebetulan jika cangkang kenari mirip seperti otak manusia dalam versi kecil atau mini, nyatanya kacang kenari memang baik bagi kesehatan otak. Nutrisi yang terdapat pada kacang kenari termasuk pada lemak tak jenuh ganda, vitamin E, dan polifenol yang dapat membantu mengurangi kerusakan oksidatif dan peradangan di otak. Konsumsi rutin kacang kenari dapat meningkatkan kecepatan pemrosesan hingga lebih cepat, memperbanyak fleksibilitas mental, dan membuat memori menjadi lebih baik.

  1. Meningkatkan kesehatan reproduksi pria

Kacang kenari dipercaya mampu mendukung kesehatan sperma dan juga kesuburan reproduksi pria. Penelitian yang sudah dilakukan menunjukkan bahwa konsumsi kenari selama tiga bulan dapat meningkatkan bentuk sperma, mobilitas, dan vitalitas. Adapun bentuk perlindungan yang diberikan adalah mengurangi kerusakan oksidatif pada membran sperma.

Baca Juga :  5 Olahan Makanan Berbahan Dasar Chia Seed

Untuk mengetahui manfaat kacang kenari lainnya bisa cek di sini.

You may also like